/* =======================
HERO IMAGE (STATIS)
======================= */
.profile-hero {
position: relative;
width: 100vw;
height: 380px;

margin-left: calc(-50vw + 50%);
margin-right: calc(-50vw + 50%);

background-image: url(‘https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqoF6Job0xkw6lMd7hScko4w-YZIHUpe-T7J6h3nokqBDIkT4uePCIFEwfkEIxrc5irSUfs9BpgEeK2NmcaaLY6niAYxebstuZHixALJW7suYmhy1x_YeV7dS_8JKQnry0r191pQkZcfYe4GqMUcpNc6vcqYlwX1Cv35XND2cX7rHM1YBvKeI0Vsxjs6g/s1600/perpus%20depan.jfif’);
background-size: cover;
background-position: center 12%;
background-repeat: no-repeat;

overflow: hidden;
}

/* OVERLAY FADE */
.profile-hero::after {
animation: overlayFade 6s ease-in-out infinite alternate;
}

.profile-hero::after {
content: “”;
position: absolute;
inset: 0;
background: linear-gradient(
to bottom,
rgba(0,0,0,0.2),
rgba(0,0,0,0.4)
);
}

======================
KONTEN UTAMA
======================= */
.profile-content {
max-width: 900px;
margin: -140px auto 70px;
background: #fff;
padding: 40px;
border-radius: 22px;
box-shadow: 0 15px 35px rgba(0,0,0,0.12);
position: relative;
z-index: 5;

/* ANIMASI */
opacity: 0;
transform: translateY(50px);
animation: fadeUp 0.9s ease forwards;
}

.profile-content h2 {
color: #002855;
margin-bottom: 15px;
}

.profile-content p {
line-height: 1.8;
color: #444;
}

/* =======================
VISI & MISI
======================= */
.visi-misi {
display: grid;
grid-template-columns: 1fr 1fr;
gap: 30px;
margin-top: 40px;
}

.visi, .misi {
background: #f9f9f9;
padding: 25px;
border-radius: 18px;

/* ANIMASI */
opacity: 0;
transform: translateY(40px);
animation: fadeUp 0.9s ease forwards;
}

.visi { animation-delay: 0.2s; }
.misi { animation-delay: 0.4s; }

.visi h3,
.misi h3 {
color: #002855;
margin-bottom: 10px;
}

.misi ul {
padding-left: 18px;
}

.misi li {
margin-bottom: 8px;
}

/* =======================
ANIMASI KEYFRAMES
======================= */
@keyframes fadeUp {
to {
opacity: 1;
transform: translateY(0);
}
}

/* =======================
RESPONSIVE
======================= */
@media (max-width: 768px) {
.profile-hero {
height: 260px;
background-position: center 20%;
}
}

Tentang Kami

Sejarah berdirinya Perpustakaan ISQI Sunan Pandanaran tidak terlepas dari berdirinya
lembaga induknya, yaitu STAI Sunan Pandanaran pada 27 Januari 2012. Berangkat dari
hibah koleksi kitab para pimpinan di PP. Sunan Pandanaran dan buku-buku koleksi dosen
program studi IAT dan IT sebagai program studi yang didirikan pertama kali,
perpustakaan berusaha memenuhi koleksi bahan pustaka untuk menunjang perkuliahan
dan pengembangan diri mahasiswa.

Selama 12 tahun berdiri, perpustakaan dikelola dan dikembangkan dengan manajemen
perpustakaan yang sangat sederhana. Pada tahun 2025, seiring perubahan bentuk
institusi dari sekolah tinggi ke institut, dengan slogan
“dari rak buku menjejak peradaban”,
Perpustakaan ISQI Sunan Pandanaran mulai membenahi diri dari berbagai aspek.

Visi Perpustakaan

“Menjadi pusat sumber belajar yang mendukung perluasan wawasan dan pelaksanaan
Tridarma civitas academica ISQI Sunan Pandanaran yang berlandaskan nilai-nilai
Qur’ani.”

Misi Perpustakaan

  • Menyediakan dan mengelola sumber daya informasi yang relevan dan mutakhir.
  • Membangun layanan perpustakaan yang profesional, inklusif, dan mudah diakses.
  • Mengembangkan program literasi informasi berbasis nilai Qur’ani.
  • Mengintegrasikan teknologi informasi dalam layanan perpustakaan.
  • Mendorong budaya belajar sepanjang hayat.